Dan meski panas berlari di langit garang...
tangan terkepal membungkus pekik lantang:
"KITA SEKUMPULAN ORANG SEBERANG JALAN,
PANTANG MERAYU AGAR DIKANGKANGI KEKUASAAN
ENGGAN KAYA KARENA TAK TERBELI..."
KAMI MEMILIH BERCINTA DENGAN IDEALISME
KARENA JIJIK MELIHAT KALIAN
MENJILATI TUBUH IBU PERTIWI
DENGAN GELOJOH PERUT GENDUT KALIAN
LANTAS MEMPERKOSANYA DI BELUKAR SENAYAN"
dan biar di ujung hari nanti
saat matahari nyaris pergi dari negeri ini
kami berjanji akan kembali
membakar kalian dengan bara kami
meski kami cuma "RAYAP DALAM KAYU"...
tangan terkepal membungkus pekik lantang:
"KITA SEKUMPULAN ORANG SEBERANG JALAN,
PANTANG MERAYU AGAR DIKANGKANGI KEKUASAAN
ENGGAN KAYA KARENA TAK TERBELI..."
KAMI MEMILIH BERCINTA DENGAN IDEALISME
KARENA JIJIK MELIHAT KALIAN
MENJILATI TUBUH IBU PERTIWI
DENGAN GELOJOH PERUT GENDUT KALIAN
LANTAS MEMPERKOSANYA DI BELUKAR SENAYAN"
dan biar di ujung hari nanti
saat matahari nyaris pergi dari negeri ini
kami berjanji akan kembali
membakar kalian dengan bara kami
meski kami cuma "RAYAP DALAM KAYU"...
Bekasi, Maret 2012
"kita tak terbeli, S-ku!!!"
"kita tak terbeli, S-ku!!!"
No comments:
Post a Comment