Wednesday, November 28, 2012

HUJAN!!

Hujan...
Menghapus kepingan
yang terserak di jalan kita...
Mencuci bersih bayang kita waktu itu
saat perjalanan terlampau indah dan naif...

Hujan...
Melempar geledek pertanyaan di benak
"apa pantas perasaan dipersalahkan?"
Menampar diamku yang terlampau bodoh...
Apa lantas aku terbangun dari mimpi
dan menemukanmu tersenyum seperti dulu?

Hujan...
Rinai kecilnya, melunturkan amnesia-ku,
yang lama kujaga...
Sebenarnya aku suka amnesia ini...
Membuat aku nyaman pada lelapnya jiwa tertidur..
cinta sangat aku pada amnesia ini,
dengannya lorong malam tak lagi panjang dan menyedihkan
untuk dilewati...

Hujan...
Jikapun kau pergi,tolong jangan bawa bayang2 dia...
Titipkan saja pada pelangi,yg setia mengikutimu dari belakang..
Atau taruh saja bayangnya pada segar aroma rumput,
usai kau pergi...
Masih mampu kok aku menemukannya...
Asal jangan kau bawa saja...

Hujan...
Jika kau kembali nanti..
Baru kupulangkan bayangnya..
Tunggu sampai kuhirup rindu ini hingga tuntas
Dan kuserahkan dia,bukan dengan kerelaan
tapi dengan ketaatan yang aneh atas cinta...

Hujan...
Jadilah selalu sahabatku,
dan ajarkan aku untuk setia menari dibawahmu...
Tegar didalam dinginmu
Konsisten didalam guyurmu...







Akhir November 2012, mendung di langit Jakarta...

posted from Bloggeroid

Tanya hidup tanya?

Apa itu rasa? Hanya habis untuk diindrai nafsu badaniah? Atau, masih langgengkah kau tersemat di balik dada tulus?

Apa itu sepi? Jika lantas di tengah keramaian pun kau menampakkan wajahmu?

Apa itu puas? Kalau tubuh tak mampu menampung semua jenis turunanmu? Sejak kapan kau hadir di dunia? Kau hadir hanya sebagai kata dan termin..tanpa ada satupun titisan nyatamu...

Apa itu hidup? Jika kadang kematian pun berselimutkanmu? Sering, dalam hidup pun kami mati... Lantas apakah engkau,wahai hidup? Permen dari Sang Pencipta,utk menenangkan anakNya yang bengal?

Apa itu mimpi? Jika kau hanya ingin meninabobokan kami, dan membiarkan kami utk bangun dlm realita pahit bahwa kau tak pernah nyata erat merangkul kami?
Jika kau hadir hanya utk melukai kami dengan jalan memutarmu?

Apa itu anugerah?? Jika lantas untuk memjemputmu bertamu dalam rumah kami pun kau harus mengambil banyak keriangan kami?

Apa itu kutukan? Jika ternyata mengucapkannya pun pada yang lain, berarti membiarkanmu datang lagi pada kami?

Apa itu bencana? Bila dengan datangmu, kami lantas harus berkata Sang Khalik tidak adil? Lantas siapakah DIA, jika kau berkata bahwa kau utusanNya?

Apa itu sedih? Jika akhirnya setiap hujan diberi pelangi, setiap masalah satu paket datangnya dengan solusi, setiap doa seirama dengan berkat? Maka, golongan apakah kamu sebenarnya,wahai sang sedih?

Apa itu harapan? Jika kenyataan selalu jauh dari realitas hidup? Lantas untuk apa kau hadir, harapan? Algojokah kau?

Minggu pertama di 30, November akhir 2012