Tuesday, May 19, 2015

Kuhidangkan hari buatmu

Mungkin, ini karena kita terbiasa mengulang pagi dgn cara yang monoton..pula dingin..
Mungkin saja karena kita mendulang mimpi yang berbeda..
dan akhirnya terbangun dengan euforia yang tak sama..
Atau boleh jadi, sebab aku salah menerjemahkan arti..
hingga tak pandai aku menangkap pertanda..
Maka..
Maaf, jika pagi yg kuhidangkan masih pagi yang sederhana..yang jauh dari kata mewah..
Maaf, bila hari yang kutanak, tak seenak hari-hari yang dimasak pria sebelumku..
Maaf, seumpama menu hidup kita belum dapat kuganti dgn menu mentereng..
Satu saja yang kupinta..bersoleklah secantik mungkin dan mari gandeng tanganku dengan banggamu itu..
Dan walau kita menyusur teriknya siang,
senyumlah saja, gadisku..
Kujanjikan, terik ini akan kuganti dengan
kerling merona lembayung senja, di ujung jalan, di ujung hari..


("Your last man stand", November 2014)

No comments:

Post a Comment